Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi terutama di daerah-daerah perkotaan dan dataran rendah. Penyebab banjir beragam mulai dari intensitas hujan yang tinggi hingga naiknya permukaan air.

Meski bencana alam tidak bisa dihindari, tetapi bukan berarti Anda tidak bisa mengantisipasinya. Bagi Anda yang memiliki rumah di dataran rendah seperti di Jakarta, tentu perlu melakukan mitigasi dan mendesain ulang agar rumah Anda aman ketika tergenang banjir.

Berikut cara melindungi rumah Anda dari banjir:

Jaga sistem kelistrikan di rumah, Jika Anda tinggal di lokasi rawan banjir, maka langkah utama yang harus dilakukan adalah mendesain sistem kelistrikan yang aman dari banjir. Anda mesti memasang saklar, soket listrik dan kabel setidaknya satu meter dari permukaan lantai rumah atau di atas rata-rata tinggi banjir yang sering terjadi. Dengan cara tersebut artinya Anda telah melakukan mitigasi agar ketika banjir rumah dalam kondisi aman dan tidak membahayakan seperti mencegah dari setruman dan konsleting listrik.

Tinggikan AC dan Tabung Gas, Selanjutnya, Anda juga harus menempatkan unit AC dan kompresornya lebih tinggi. Tak lupa amankan pula tabung gas dan tangki bahan bakar yang ada di rumah agar tidak berada di lantai. Selain itu, posisikan kompor, pemanas air dan sebagian barang-barang di rumah dengan posisi lebih tinggi dari permukaan lantai. Hal itu agar ketika banjir, Anda tidak perlu repot mengangkat dan meninggikan semua barang-barang di rumah.

Bangun rumah lebih tinggi dari permukaan, Salah satu cara untuk menghindari banjir adalah dengan cara meninggikan permukaan lantai rumah. Usahakan agar rumah lebih tinggi dari dataran di luarnya. Karena jika rumah lebih rendah justru akan menjadi lokasi paling pertama tergenang banjir. Anda dapat menyesuaikan rata-rata tinggi banjir untuk bisa mengukur berapa tinggi dasar lantai yang mesti Anda bangun.

Cegah rembesan air, Jika saat ini permukaan lantai rumah jauh lebih rendah dari dataran di luar rumah, Anda tetap dapat mengoptimalkannya dengan menutup kebocoran dan rembesan air yang masuk ke dalam rumah. Rumah dengan permukaan lebih rendah ini sangat rawan tergenang banjir. Hal itu karena rembesan air yang masuk ke dalam rumah. Anda dapat memeriksa sudut rumah sekaligus menambalnya dengan semen untuk menutup celah air masuk ke dalam rumah.

Perbaiki dan bersihkan saluran pembuangan air, Selanjutnya pastikan bahwa sistem saluran pembuangan air di rumah Anda berfungsi secara sempurna. Jika tidak, Anda akan kesulitan membuang air yang masuk ke dalam rumah. Selain itu pastikan juga bahwa saluran pembuangan mengarah ke lokasi yang lebih rendah, sehingga Anda dapat dengan mudah mengeluarkan air dari dalam rumah. 6. Buat taman di halaman rumah Jika Anda memiliki rumah yang luas, maka segeralah untuk membuat taman atau pekarangan di halaman rumah. Taman tersebut akan sangat cepat menyerap air ke dalam tanah sehingga membuat rumah terhindar dari banjir. Pasalnya salah satu penyebab banjir adalah buruknya sistem drainase dan minimnya pemukaan tanah di perkotaan.

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *